♥.•*:•.♥If kisses were water, I will give u a sea. ♥.•*:•.♥ ♥.•*:•.♥If hugs were leaves, I will give u a tree.♥.•*:•.♥ ♥.•*:•.♥If LIFE was a planet, I will give u a galaxy.♥.•*:•.♥ ♥.•*:•.♥If friendship is life, I will give u mine.♥.•*:•.♥ ♥.•*:•.♥Best Friends Week♥.•*:•.♥ Send this to all ur good friends. ♥.•*:•.♥Even me, if i am one of them.♥.•*:•.♥ See how many u get back. If u get it back, so the person and you are really lovable..
Rabu, 31 Oktober 2007
Senin, 29 Oktober 2007
LOVE vs LIKE
Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang
udah sepadan.
Seperti kata kata berikut,
CiNTA tak pernah akan begitu indah jika tanpa persahabatan. ....
yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya... adalah iRREVERSIBLE. .....
Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat.
Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.
Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang. Begitu juga dalam kasus kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti.
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta. Mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita. Tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis jauh lebih pedih... karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak pernah memberi....
Cinta itu sebuah jalan. Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen. Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja. Cinta tak harus berakhir bahagia, karena cinta TiDAK HARUS berakhir
Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan,
sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran... melainkan dari HATI.
Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu
demikian, kamu bukan mencintai, melainkan investasi.
Ji ka kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai.. . .melainkan memanfaatkan.
Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai
dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai karena egomu yang tak berguna itu..
Bagaimana aku akan berkata "SELAMAT TINGGAL ".... kepada seseorang yang tidak pernah aku miliki ??
Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaan ku ??
Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak pernah bersamaku dan kubertanya, Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya tidak pernah untukku ??
Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda..... ..... Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN !!
Jangan mencintai seseorang seperti bunga karena bunga mati kala musim berganti, Cintailah mereka seperti angin, sebab angin bertiup selamanya... .....
Cinta mungkin akan meninggalkan hati mu bagaikan kepingan2 kaca, tapi tancapkan
dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal luka mu dengan mengumpulkan kembali pecahan- pecahan kaca itu sehingga kamu akan menjadi utuh kembali..... .
"Dream can change, but Love is forever"
LoVe Or LiKe ???
Don't EVER leave the one you love for the one you like
because the one you like will leave you for the one they love...
.:.:.:.
Jumat, 26 Oktober 2007
Mencintai Atau Dicintai....?????
yang sakit..." Pernah menerima advice semacam itu dari sahabat wanita atau ibu anda?
Nasehat itu ada benarnya, tapi tidak bisa juga disebut 100% benar... sebuah relationship disebut "relationship" karena hubungan itu dijalin oleh 2 orang yang terlibat di dalamnya.
Adanya tekanan dari lingkungan sosial maupun dari keinginan pribadi untuk segera mempunyai pasangan dan menikah, seringkali membuat wanita menjadi terburu-buru untuk memulai hubungandan atau meresmikan hubungan dengan pria. Bahkan sekarang, pihak wanita yang bergerak lebih dulu untuk "menembak" atau menyatakan
perasaannya kepada pihak pria juga sudah tidak dianggap hal yang tabu lagi seperti dahulu. Sementara itu,ada juga para wanita yang memegang prinsip bahwa sudah sewajarnya pria-lah yang memulai dan "memperjuangkan"
wanita, bukan sebaliknya. Nasehat seperti yang tertulis di atas itulah salah satu buktinya.
Alasan mengapa nasehat itu sebagian benar, karena pada dasarnya seorang pria diciptakan untuk menjadi pemimpin, untuk menjadi kepala keluarga. Pria memang didesain untuk menjadi seorang "pejuang". Jika seorang pria mempunyai satu tujuan dan dia melihat bahwa sesuatu itu penting
untuk diperjuangkan, maka dia akan maju dan "berjuang" dengan sendirinya. Hal ini juga berlaku dalam relationship dan hubungan dengan wanita. Seorang pria mungkinmembutuhkan nasehat dan dorongan dari pihak lain dalam memulai serta membina hubungan dengan wanita yang dia ingin
dekati, karena tidak semua pria terbiasa bergaul dengan banyak teman
wanita atau mengetahui bagaimana cara bersikap pada seorang wanita yang spesial. Namun ini adalah sebuah proses yang wajar, yang harus dilalui oleh seorang pria, agar dia dapat bersikap seperti seharusnya seorang pria bersikap. Jika pihak wanita terburu-buru dan mengambil alih tanggung jawab yang seharusnya dilakukan oleh pria, ada beberapa konsekuensi yang mungkin akan menjadi
sesuatu yang mengganjal di hati salah satu pasangan atau keduanya dan menjadi masalah di kemudian hari, karena hal ini tidak sesuai dengan rancangan awal Tuhan mengenai peranan
pria dan wanita.
Nasehat itu juga tidak sepenuhnya benar, karena sebuah relationship merupakan hubungan yang dijalin oleh seorang pria dan wanita yang saling mencintai. Mungkin nasehat di atas populer pada generasi orang tua atau kakek nenek kita, terutama saat seorang wanita ingin memutuskan dengan
siapa dia akan menikah. Namun menuruti nasehat itu sepenuhnya juga bisa berarti gambling, karena jika seorang wanita mau saja menikah asalkan pihak prianya "cinta mati" pada dia (sementara dia tidak mempunya perasaan apapun), dia tidak tahu pasti apakah nantinya dia juga akan mencintai pria ini atau tidak. Kalau iya bagus, tapi kalau tidak? Padahal pernikahan adalah
komitmen seumur hidup... 24 jam sehari, 7 hari seminggu, setiap hari mereka akan terbangun di tempat tidur yang sama... apakah bukan "penderitaan" namanya jika kita terpaksa harus menghabiskan sisa hidup kita dengan seseorang yang tidak kita cintai? Belum lagi konsekuensi psikologis yang mungkin timbul karena pasangan anda merasa tertipu ketika mengetahui bahwa anda tidak pernah mencintain ya...
Memang cinta bukanlah satu-satunya alasan untuk menikah, cinta juga bukan satu-satunya dasar bagi sebuah relationship, karena dalam pernikahan, cinta harus bergandengan tangan dengan komitmen, saling menghormati dan tanggung jawab. Namun tanpa cinta, sebuah relationship bukanlah relation ship yang dalam dan bermakna... karena Tuhan menginginkan seorang pria dan seorang wanita yang Dia satukan dalam pernikahan dapat hidup berbahagia, dan rancanganNya
tentang pernikahan itu indah. Mengapa kita mau menerima kualitas yang tidak terlalu baik padahal Tuhan ingin kita menikmati kualitas yang terbaik?
Mencintai atau dicintai? Dua-duanya adalah pilihan yang tepat jika anda mengalaminya secara bersamaan dengan satu orang yang tepat...